Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki melalui Kanit Reskrim Ipda Alvon Oktobertus mengatakan kebakaran diketahui warga sekitar saat api sudah membesar dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian serta petugas pemadam kebakaran.
“Benar, telah terjadi kebakaran tiga unit kios di Jalan Tabrani Ahmad. Kejadian diketahui sekitar pukul 23.50 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar setengah jam kemudian,” ujar Ipda Alvon saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).
Ia menjelaskan, dari tiga kios yang terdampak kebakaran, satu kios dalam kondisi kosong mengalami kerusakan cukup berat, terutama pada bagian atap. Kios tersebut diketahui merupakan kios ATK Anugerah Makmur yang menjadi titik awal munculnya api.
“Kios Anugerah Makmur yang merupakan kios ATK mengalami kerusakan berat karena api pertama kali muncul dari bagian atap kios tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, kios nomor 5 yang digunakan sebagai toko pakaian mengalami kerusakan pada bagian atap sebelah kanan akibat rambatan api dari bangunan di sebelahnya. Beruntung, api tidak sempat meluas dan menghanguskan seluruh bangunan kios lainnya.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat membesar dari atap toko ATK tersebut,” ungkap Alvon.
Ipda Alvon menambahkan, saat kejadian seluruh kios dalam keadaan kosong dan tidak ada aktivitas di dalam bangunan. Warga yang mengetahui kebakaran tersebut segera melaporkannya ke Polsek Pontianak Barat dan petugas pemadam kebakaran.
“Pada saat kejadian kios-kios dalam keadaan kosong. Warga langsung melaporkan ke pihak kepolisian dan pemadam kebakaran,” tambahnya.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Proses pemadaman api dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dengan dibantu warga sekitar.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk kerugian materiel masih dalam proses pendataan,” ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran, Ipda Alvon menyebutkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
“Dugaan awal akibat korsleting listrik, karena api pertama kali terlihat berasal dari bagian atap bangunan,” pungkasnya.[SK]