|

Streaming Radio Suara Landak

Diskumindag Sambas Pastikan Pasokan LPG Segera Normal Pasca Nataru, Stok Jelang Imlek Aman

Diskumindag Sambas memastikan pasokan LPG kembali stabil pascalibur Nataru.SUARALANDAK/SK
Sambas (Suara Landak) – Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas memastikan pasokan gas elpiji di wilayahnya akan kembali normal dalam waktu dekat, setelah sempat mengalami keterbatasan akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Bidang Perdagangan Diskumindag Sambas, Suparno, menjelaskan bahwa kondisi kekurangan LPG yang terjadi belakangan ini bersifat sementara. Hal tersebut dipicu oleh lonjakan konsumsi masyarakat saat libur Nataru, sementara penyaluran kuota fakultatif pada periode tersebut tidak terserap secara optimal.

“Pada masa libur Nataru, kebutuhan masyarakat meningkat, sementara pengambilan kuota fakultatif tidak tersalurkan. Kondisi ini menyebabkan pasokan LPG menjadi kurang, namun sifatnya hanya sementara,” ujar Suparno, Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi intensif dengan pihak Pertamina, distribusi LPG saat ini sebenarnya sudah kembali berjalan normal, meski masih terdampak sisa kondisi selama libur panjang tersebut.

“Sekarang distribusi sudah berjalan, hanya saja masih terpengaruh kondisi Nataru kemarin. Dari koordinasi kami dengan Pertamina, diperkirakan pekan depan pasokan sudah kembali stabil,” jelasnya.

Menjelang perayaan Imlek, Suparno juga memastikan pasokan gas elpiji di Kabupaten Sambas dalam kondisi aman. Informasi dari Pertamina menyebutkan bahwa ketersediaan LPG dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, untuk wilayah perbatasan, stok gas elpiji di PT Anwil Makmur Sentosa, Pangkalan 64.794.10 yang berlokasi di Dusun Aruk, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, terpantau aman dan terkendali. Pengiriman terakhir dilakukan pada 12 Januari 2026 dengan jumlah 200 tabung, dan pengiriman berikutnya dijadwalkan pada 17 Januari 2026 dengan jumlah yang sama.

Adapun stok yang tersedia saat ini terdiri dari LPG tabung 3 kilogram sebanyak 200 tabung, tabung 5,5 kilogram sebanyak 6 tabung, serta tabung 12 kilogram sebanyak 6 tabung.

“Kondisi di lapangan aman dan terkendali,” pungkas Suparno.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini