|

Streaming Radio Suara Landak

Kuota Haji Sanggau Turun Drastis Tahun 2026, Bupati Ontot Sebut Dampak Sistem Nasional Baru

Bupati Sanggau saat menerima audiensi.SUARALANDAK/SK
Sanggau (Suara Landak) – Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menanggapi penurunan drastis kuota haji Kabupaten Sanggau pada tahun 2026 yang terjadi akibat penerapan sistem baru penentuan kuota haji secara nasional. Berdasarkan laporan Kantor Haji dan Umrah, pada tahun depan Kabupaten Sanggau hanya mendapatkan kuota sebanyak 14 jamaah, yang terdiri dari 11 jamaah reguler dan 3 jamaah lanjut usia (lansia).

Bupati Ontot menyebutkan, kebijakan baru tersebut merupakan bagian dari reformasi sistem antrean haji yang diterapkan pemerintah pusat dan berdampak luas terhadap banyak daerah di Indonesia.

“Saya kira bukan hanya daerah kita yang terdampak. Bahkan ada daerah yang untuk tahun depan sama sekali tidak mendapatkan kuota,” ujar Yohanes Ontot usai audiensi bersama Kepala Kantor Haji dan Umrah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, serta perwakilan organisasi masyarakat Islam di Kantor Bupati Sanggau, Senin (8/12/2025).

Menurut Ontot, berdasarkan laporan yang ia terima, kuota haji Kabupaten Sanggau diperkirakan baru akan kembali normal pada tahun 2031. Ia menjelaskan, sistem baru tersebut dirancang untuk menata ulang antrean keberangkatan secara lebih adil.

“Dengan sistem ini tidak ada lagi istilah orang nyalip antrean. Ini adalah kebijakan pemerintah untuk mereformasi sistem agar calon jamaah yang sudah mendaftar puluhan tahun lalu tidak didahului oleh mereka yang baru mendaftar. Ada aspek keadilan yang ingin diperbaiki,” ungkapnya.

Meski kuota tahun 2026 mengalami penurunan signifikan, Bupati Ontot memastikan bahwa Kantor Kementerian Agama serta Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Sanggau telah melakukan sosialisasi dan memberikan penjelasan langsung kepada para calon jamaah yang keberangkatannya tertunda.

“Kondisi ini sudah disampaikan dan dijelaskan kepada jamaah oleh pihak kementerian. Jadi mereka sudah mengetahui penyebabnya,” ujarnya.

Bupati Sanggau pun berharap para calon jamaah haji tetap bersabar dan dapat memahami kebijakan tersebut sebagai upaya penataan yang lebih tertib dan berkeadilan ke depannya.

“Saya berharap para calon jamaah bisa bersabar dan menerima perubahan ini dengan lapang dada, karena tujuan utamanya adalah menciptakan sistem antrean haji yang lebih adil dan transparan,” pungkasnya.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini